Detik-detik Kematian Amrozi CS -2

Jilid 2

*** Adakah kaitannya kedatangan pangeran Charles dengan Rencana Eksekusi?

Menunggu adalah sesuatu yang sangat membosankan. begitupun yang dirasakan kami yang sudah hampir sepuluh hari menunggu dikawasan dermaga wijaya pura, Cilacap, Jawa Tengah. Dimana lokasi itu merupakan sentra informasi dan pusat aktivitas semua wartawan serta pos pemantauan pergerakan semua petugas keamanan ring 3 yaitu pasukan pengamanan dari Polres setempat dan Petugas dari lembaga pemasyarakatan. Syndrom waktu sudah mulai menyerang, kita sudah mulai jenuh dengan situasi serta bingung mengenai topik berita yang akan kita sajikan untuk menghiasi layar. mau engga mau kita harus menghemat agar pemirsa kita mendapatkan update informasi mengenai rencana eksekusi. jika situasi dilapangan kita sendiri yang tau dan kita sendiri yang merasakan, sementara presure dari kantor redaksi jakarta yang terus menekan agar mencari dan mendapatkan gambar update terkini yang menjadi beban kita. Terkadang situasi seperti ini yang sangat disayangkan, para produser di ruang redaksi yang hanya menonton lewat tv kompetitor atau duduk-duduk manis sambil membaca update terkini dari sebuah situs berita online yang notabene sangat berbeda treatmentnya, namun mereka memaksa kita untuk mendapatkan informasi yang sama dalam bentuk visual. Jelas itu yang selalu menjadi perdebatan dengan tim yang dilapangan. Dalam moment besar seperti ini, kejadian seperti itu kerap dan pasti terjadi. namun itulah sebuah ritme yang terkadang membuat adrenalin kita menjadi terpacu. kita sadar bahwa kita bekerja dalam sebuah disaster managment system, artinya apapun yang terjadi kita tidak pernah melupakan tugas kita untuk layar kita.

Di Hari yang ke sepuluh itu kita masih belum mengetahui kapan ketiga terpidana mati itu akan di eksekusi Dan dalam waktu yang sama, raja kerajaan Inggris yaitu Pangeran Charles berkunjung ke indonesia dan salah satu kota yang dikunjungi adalah Yogyakarta dan Candi Borobudur, Magelang. Yang mana jarak dari kedua daerah itu ke cilacap lumayan cukup dekat.  Semua wartawan Berasumsi bahwa eksekusi akan tertunda dengan alasan pasukan pengaman dari polisi terpecah apalagi masih dalam wilayah Polda Jateng. kala itu memang yang menjadi topik utama semua berita dalam negri isinya sama yaitu mengenai kunjungan mantan suami almarhum lady diana. Tapi apakah kedatangan putra mahkota kerajaan Inggris dan eksekusi ketiga teroris ini ada kaitannya?! kita tidak tau… hanya saja semua sempat berpikir, untuk apa pewaris tahta kerajaan itu berkunjung ke wilayah yang tergolong berbahaya karena berdekatan dengan lokasi eksekusi yaitu pulau Nusakambangan. Hanya beberapa Tv yang membahas lebih dalam mengenai rencana kedatangan raja inggris tersebut. Meski begitu, kita tetap waspada, karena kita tidak tau apa yang terjadi malem ini tepatnya di lapas batu.

Selepas Magrib, kita mendapatkan informasi mengenai ketiga terpidana akan dieksekusi malam ini dari seseorang informan kita yang sudah kita kenal yang mengaku dari badan intelegen Nasional (BIN). kita sempat kaget apalagi saat cepu kita itu meyakinkan bahwa informasi ini hanya kita yang dapat. Produser lapangan waktu itu, Budi apriyan alias buyung sempat meminta saya yang dari awal ditunjuk sebagai korlip lapangan untuk menjadwalkan brefing dengan semua Tim yang bertugas baik itu tim liputan, tim TX dan tim TS serta para security dan driver. sementara produser kita masih akan melobi dan meyakinkan informasi itu dengan mencari informasi lain dari seseorang intelejen polisi militer yang sudah menjadi informan kita.  Dalam rapat itu menghasilkan kesimpulan, bahwa kita akan membagi crew menjadi empat tim. satu tim ditempatkan di dermaga wijaya pura, satu tim ditugaskan didermaga dekat pasar ikan, satu tim lagi ditempatkan di dermaga pelabuhan dekat PT Holcim dan satu lagi saya stand by kan di bandara komersil cilacap.

Waktu itu kita memiliki data dari hasil riset beberapa pelaksanaan eksekusi para terpidana mati di indonesia, mengenai kebiasaan waktu eksekusi. jika terpidana mati bergama muslim selalu dihari jumat pukul 00:00 dan non muslim setiap hari minggu. apalagi sebelum rencana Amrozi Cs ini, dua bulan sebelumnya sudah ada pelaksanaan eksekusi yaitu Rio Martil pembunuh berdarah dingin yang membunuh warga di cirebon lalu membunuh teman sekamarnya dilapas. Karena saya waktu itu juga bertugas kalau engga salah waktu pelaksanaan eksekusi Rio martil dilaksanakan hari jumat karena muslim. Memang hari itu hari rabu, semua Crew yang saya tempatkan disetiap tempat,  sudah siap-siap menunggu pergerakan petugas keamanan. Angan-angan kita waktu itu hanya mendapatkan gambar mengenai pengiriman peti mati ketiga terpidana setelah di eksekusi. Tapi kita sempat ragu karena jika patokan kita  dengan rentetan pelaksanaan eksekusi semua terpidana mati di Indonesia,  berati isu ketiga terpidana mati itu akan di eksekusi masih jauh karena waktu itu memang masih hari kamis dan waktu sudah menunjukan lewat pukul 3:00 pagi, namun tidak ada pergerakan sama sekali apalagi semua temen-temen wartawan lain lebih santai, seolah-olah tidak akan terjadi apa-apa dipagi ini . akhirnya  karena kecurigaan itu saya kembali menarik semua tim dan bekumpul di hotel.

Kita sangat kecewa, bahkan produser saya waktu itu sangat kecewa berat. Untuk memastikan, akhirnya kita konfirmasi lagi  kepada Salah seorang yang mengaku anggota BIN tersebut. lebih kecewa lagi setelah mendengar pernyataannya bahwa itu hanya isu, intinya mereka ingin tidur dan mengantikan kita yang waspada. sungguh terlalu dalam situasi seperti ini kita masih bisa dipermainkan oleh mereka dan yang sangat menyesal lagi karena kondisi fisik dan mental teman-teman semua sudah mulai lelah, karena kurang tidur dan asupan gizi yang kurang. Setelah lama kita menyesal akhirnya kita memutuskan untuk tidak menggali lagi informasi dari dia. Semua crew waktu itu disuruh tidur, hanya saya dan produser yang jaga di dermaga hingga pagi hari. walau sepi namun tanggung jawab kita sangat berat, karena kita tidak boleh ketinggalan informasi oleh semua kompetitor kita, apapun caranya.

Bersambung…..

~ by timuran151 on October 6, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: